Pada tahun kesembilan setelah hijrah, Rasulullah memimpin pasukan dalam Perang Tabuk. Ketika sampai di sana, beliau melihat bahwa Kaab bin Malik tidak ada di antara pasukan Muslimin.
"Apa yang terjadi pada Kaab?" Tanya Nabi.
Seorang dari Bani salmah menyindir bahwa Kaab kesulitan bangun dari bawah lapiknya. Ia terlalu sibuk mengagumi pundaknya.
Muadz bin Jabal membantah ucapan itu. "Itu adalah ucapan yang bodoh" ujarnya. Lalu, sambil berpaling kepada Nabi, Ia berkata, "Ya Rasulullah, kita tidak mengetahui apapun tentang Kaab kecuali kebaikan."
"Apa yang terjadi pada Kaab?" Tanya Nabi.
Seorang dari Bani salmah menyindir bahwa Kaab kesulitan bangun dari bawah lapiknya. Ia terlalu sibuk mengagumi pundaknya.
Muadz bin Jabal membantah ucapan itu. "Itu adalah ucapan yang bodoh" ujarnya. Lalu, sambil berpaling kepada Nabi, Ia berkata, "Ya Rasulullah, kita tidak mengetahui apapun tentang Kaab kecuali kebaikan."
Artikel Terkait
No comments:
Post a Comment